Makan Lantas Mati

Termengun pada jendela tua itu
yang tak saling sapa.
Bermewah mewah dalam kemewahan,
perbudak pada yang mati.

Kapuk rasa sofa yang mewah
air mengalir sekujur tubuh
harusnya menimbulkan hasrat
tetapi enggan tuk timbul.

Temanilah kursi disana yang lemas.
mata enggan tuk tak menetap.
anak onta pun sudah terbangun dari tidurnya.
Duduklah, makan lantas mati.

Arlan Setiawan

Komentar

Postingan Populer