Harapan
Dini hari, kupejamkan sisa sisa harapan di mata.
Detak jarum jam seolah melambat menyapa
Detak jantung berdegup kencang memompa
melihat cermin kesombongan yang bergurau bersapa.
Hanya beberapa saat ketika semua kembali pada tempatnya,
yang terlelap kini berdiam sejenak,
yang berdiam kini mulai beranjak,
serta yang beranjak mempercepat alurnya.
Buka lembaran baru hangatnya mentari pagi,
tergegas mengambil alih bukan semestinya.
Diri ini sadar masih ada secercah harapan yang kini harus dicapai
demi sebuah cita, cinta dan harapan.
Arlan Setiawan
Detak jarum jam seolah melambat menyapa
Detak jantung berdegup kencang memompa
melihat cermin kesombongan yang bergurau bersapa.
Hanya beberapa saat ketika semua kembali pada tempatnya,
yang terlelap kini berdiam sejenak,
yang berdiam kini mulai beranjak,
serta yang beranjak mempercepat alurnya.
Buka lembaran baru hangatnya mentari pagi,
tergegas mengambil alih bukan semestinya.
Diri ini sadar masih ada secercah harapan yang kini harus dicapai
demi sebuah cita, cinta dan harapan.
Arlan Setiawan

Komentar
Posting Komentar