Ramadhan di Tengah Pandemi



S
ore hari, aku masih saja mendengar
Sore hari itu juga aku ingin mendengar
Sore hari, aku masih saja melihat
Sore hari itu juga aku ingin melihat

Berbeda dari tahun sebelumnya, ketika sore benar benar ingin mendengar dan melihat
Tetapi semesta ingin kita sadar, bukan hanya sekedar mendengar dan melihat tetapi juga memahami.

Suara kebisingan menjadi hening
Suara anak manusia menjadi hening
Suara deru sahur menjadi hening
Suara di surau pun menjadi hening

Semesta sembari menyadarkan anak manusia
Anak manusia yang penuh dosa 
Anak manusia yang penuh dengan segala lumpur
Anak manusia yang akan lebih sadar.


Arlan Setiawan

Komentar

Postingan Populer